Wajah-wajah ceria itu serta merta meredup ketika ternyata truk-truk yang disediakan panitia tidak lagi muat menampung mereka. Banyaknya peserta berikut perbekalan yang dibawa membuat satu regu ini tidak tertampung lagi. Aduh!! Itulah peristiwa yang dialami salah satu regu putri peserta Santri’s Camp.
Siang itu wajah-wajah itu cerah kembali seperti teman-teman lainnya. Satu regu putri yang beruntung itu telah bergabung dalam materi motivasi yang dibawakan secara atraktif oleh Kak Wawan dan Aa’ Aziz. Ya. Akhirnya, satu regu itu tetap dapat mengikuti kegiatan perkemahan setelah transportasi tambahan mengantarkan harapan mereka tiba di lokasi Santri’s Camp; Bumi Perkemahan Pejaten Dusun Bayat Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman.
Dinginnya udara malam tak mampu mengusik gairah para santri untuk bertualang dalam jelajah malam.
“Are you ready?”
“Yes!!” Jawaban itu bergemuruh penuh semangat. Regu demi regu mulai menapaki jalan-jalan gelap di antara perkebunan yang terasa bak rimba penuh tantangan. Adapun, api unggun di pos perjalanan menjadi panggung ekspresi kreasi yang mengasyikkan. Allohu akbar.
Puas dan lelah mengantarkan tidur nyenyak para penghuni perkemahan.. “bismika allohumma ahya wa bismika amut”.
Bersambung; in sya-alloh . . .







Subhanallah.. Kemah yang sangat memberikan kenangan yang tak terlupakan.
“Keep Spirit & Smile”