PENDAKWAH TANGGUH

 

Setiap kita adalah guru sekaligus murid. Kadang ada saatnya kita belajar, kadang ada saatnya pula kita harus berbagi ilmu. Ilmu itu sangat luas, tidak hanya melulu soal tulisan dan teori, tapi lebih ke arah contoh nyata. Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang diamalkan, dan sebaik-baik teori adalah teori yang dipraktekkan.

 

Dengan iman dan ilmu seseorang bisa dinaikkan derajatnya oleh Allah SWT, bahkan syetan lebih takut kepada orang yang berilmu ketimbang dengan orang yang beriman. Orang yang beriman dan berilmu itu ada pada diri seorang pendakwah.

 

Seorang pendakwah yang tangguh tidak mesti harus berdakwah di masjid, di acara pengajian-pengajian, atau forum syariah lainnya. Berdakwah bisa dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Dakwah itu tidak mudah, juga tidak sulit. Asalkan kita punya sifat-sifat seorang pendakwah tangguh, insya Allah akan lebih mudah dalam menjalani dakwah ini.

 

Berikut ciri-ciri pendakwah tangguh :

PENDAKWAH YANG TANGGUH HARUS IKHLAS

Syarat yang harus ada pada diri seorang Pendakwah adalah ikhlas, sifat yang sulit untuk dimilki. Saking sulitnya menemukan seseorang yang mempunyai sifat ikhlas, Pak Haji Romli dalam film “ Kiamat Sudah Dekat “ harus membuat syarat mutlak untuk seleksi calon menantu. Syarat menantu pak Haji Romli harus menguasai ilmu ikhlas.

 

****

 Adalah Fandy sang rocker pemain Band yang jatuh cinta pada Sarah anaknya pak Haji Romli. Namun sayang Sarah telah dijodohkan dengan Farid, seorang pemuda yang masih kuliah di Kairo. Dari 2 pilihan calon yang ada, tentu Haji Romli cenderung memilih Farid yang anak kuliah apalaigi di Kairo. Tapi karena kenekatan Fandy, akhirnya Haji Romli memberikan kesempatan kepadanya dengan syarat harus bisa shalat, bisa mengaji dan menguasai ilmu ikhlas. Begitu juga dengan Farid yang diberi syarat yang sama, yaitu harus menguasai ilmu ikhlas. Mereka diberi waktu 2 minggu untuk mengusai ilmu ikhlas, entah gimana caranya. Singkat cerita Fandy lah yang menguasai ilmu ikhlas dan akhirnya dijodohkan dengan Sarah anaknya pak Haji Romli.

****

Dengan memiliki sifat ikhlas, kita jadi lebih mudah dan tidak terbebani apabila keingina atau sesuatu yang bukan menjadi hak kita diambil oleh yang punya. Mirip seperti tukang parkir yang dengan senang hati menyerahkan motor atau mobil kepada pemiliknya. Apabila sifat ikhlas tidak lagi ada di hati, maka semua akan hilang dan bubar. Persis seperti sego kucing yang kehilangan karetnya, ambyar.

  

PENDAKWAH YANG TANGGUH HARUS SABAR

Setelah ikhlas, sifat yang harus ada dala diri seorang pendakwah tanggug adalah sabar.

 

Rosulullah pernah bersabda :

 Sesungguhnya sabar itu terdapat pada hentakan pertama.’ (HR. Bukhori dan Abu Daud )

 

Sabar tidak bisa instan, ia harus dilatih setiap saat. Bahkan untuk mengetahui tingkat kesabaran harus ada ujiannya. Ujian setiap orang berbeda-beda.

 

Setiap manusia diciptakan dengan kondisi yang unik, lain dari yang lain. Jangan kan orang yang beda ayah dan ibu, orang yang kembar sekalipun pasti punya perbedaan. Baik pikiran, perbuatan dan tingkat kesabaran. Dengan perbedaan, dapat tercipta keindahan yang luar biasa.

 

Pelangi yang indah tersusun oleh perbedaan warna yang berbeda-beda. Rainbow cake terasa enak dan indah juga karena tersusun dari lapisan warna-warni adonan yang bersatu. Musik yang merdu juga teraransemens oleh berbagai alat music yang berbeda.

 

Bukankah Allah juga menciptakan manusia menjadi berbeda-beda. Bersuku dan berbangsa, supaya saling mengenal. Yang membuat mulia hanya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Pendakwah tangguh itu mesti sabar, dan sabar ada batasnya, yaitu iman.

 

 PENDAKWAH YANG TANGGUH HARUS SELALU BERSYUKUR

 Jika sabar identik dengan hal-hal yang diluar keinginan kita, bersyukur adalah bukti kepatuhan kita kepada Allah yang telah memberikan segala kenikmatan-Nya kepada kita. Nikmat Allah sungguh sangat banyak sekali, kita tidak akan sanggup menghitungnya, apalagi membalasnya, tapi setidaknya dengan bersyukur kita sudah membuktikan sebagai hamba Allah yang taat.

 

Hidup adalah sebuah nikmat dan wajib kita syukuri. Maka pastikan kita untuk selalu bermanfaat bagi sekeliling. Seperti lebah yang mudah menemukan bunga, bukan seperti lalat yang justru mudah menemukan kotoran.

 

Lebah tidak tertarik pada kotoran, sebaliknya lalat tidak tertarik pada harum dan keindahan bunga. Karena naluri lebah hanya untuk menemukan bunga, sedangkan naluri lalat hanya untuk menemukan kotoran. Orang yang selalu berbuat baik tidak akan tertarik kepada hal-hal yang buruk dan orang yang selalu berbuat buruk tidak akan tertarik pada hal-hal yang baik.

 

Betewe nama Al Quran ada yang artinya Lebah, An Nahl, tapi tidak ada nama surat dengan nama lalat. Maka jadilah kita sebagai pendakwak itu seperti lebah yang selalu menghasilkan madu ( kebaikkan ).

 

Dari Abu Hurairah, Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tdk bermanfaat baginya(HR. Tirmidzi).

 

Pendakwah yang tangguh juga harus kuat saat dikritik, sehingga akan lebih dewasa dalam bersikap.

Bagikan: