Agenda Badko TKA-TPA Kota Yogyakarta Bulan Maret

1. Pengajuan Bantuan Pengajar TPA
Pendaftaran bisa melalui SMS / WA
Ketik : Nama TPA (spasi ) Nama Direktur ( spasi ) Alamat Lengka TPA ( spasi ) Jumlah Relawan yang di Ajukan ( spasi ) No HP
Kirim Ke 085292290348 / 085701060606 / 085729082401
Batas maksimal pengajuan paling lambat 31 Maret 2016

2. Pelatihan Ustadz/ah Tingkat Dasar
Ahad, 27 Maret 2016
Jam 08:00 – selesai
Di Aula Kementrian Agama Kota Yogyakarta
Iventasi : 40K
TERBATAS 50 orang
CP Pendaftaran ustadz Mufti : 082377205850

3. Sosialisasi Baznas Ke Unit TPA
Sosialisasi dari BAZNAS Kota Yogyakarta
7 – 20 Maret 2016
CP : ustadz Arvan : 085643042144

4. Kajian Lintas Rayon
Ahad, 20 Maret 2016
Jam 08:00 – selesai
Di rayon Danurejan
CP ustadz Mufti : 082377205850

5. Akreditas Unit TPA Wirobrajan
Sabtu, 26 Maret 2016
Jam 16:00 – selesai
Di rayon Wirobrajan
CP : Ustadz Muhadi 08139216100

6. Diklat Relawan Ngajar Ngaji
Sabtu dan Ahad, 19 & 20 Maret 2016
Jam 8:00 – selesai
Di Sermabi Masjid Pangeran Diponegoro Balai Kota
Cp : Ustadz Muhaimin :085292290348

COMING SOON
Wisuda 1000 SANTRI

Kami menyediakan TAS ( Tabungan Ahli Surga ) untuk Kegiatan TPA Se Kota Jogjakarta.
Bagi yang ingin mendaftarkan diri menjadi Donatur TAS silahkan menghubungi kami


Bantuan Relawan Untuk Unit TPA

Bagi unit TPA yang memerlukan bantuan pengajar silahkan mendaftarkan kepada kami dengan syarat :

1. Unit TPA berada di wilayah kota Jogja

2. Pengajuan paling lambat tanggal 31 Maret 2016

3. Jumlah relawan yang diajukan maksimal 2 orang.

4. Pendaftarn bisa melalui SMS / WA dengan format ( ketik )

Nama TPA_Nama Direktur_Alamat lengkap TPA_ Jumlah relawan yang diajukan_No HP

Kirim ke 085292290348 / 085701060606 / 085729082401

5. Setelah mendaftar unit wajib mengisi formulir kerjasama dengan BADKO

6. Unit resmi terdaftar. Selanjutnya menunggu info dari kami untuk kordinasi dengan relawan

 


Wahai Masalah, Tuanku Maha Besar

Ada yang bilang hidup ini mudah, ada juga yang bilang hidup ini susah, sebenarnya tergantung bagaimana cara kita menyikapinya, mau dibuat mudah ya bisa, mau dibuat susah ya bisa. Karena ukuran mudah atau susah itu hanya kita sendiri yang ( tahu ) merasakan.  Setiap orang pasti punya masalah. Orang yang tidak punya masalah hanya ada satu, yaitu orang yang sudah mati, tapi ya itu , masalahnya sudah selesai di dunia, tapi belum selesai di alam berikutnya. Kata orang, hidup itu bagaikan roda yang berputar, kadang di atas kadang di bawah, kadang juga kempes bahkan bisa bocor.

Besar atau kecil sebuah masalah dipengaruhi oleh ilmu seseorang. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin mudah menyelesaikan masalah. Orang yang punya masalah, biasanya ada perasaan khawatir, rasa takut yang membuatnya tidak nyaman. Begitu masalah sudah selesai, maka semuanya akan plong, akan nikmat, lega dan bahagia. Masalah itu bisa diartikan tugas / amanah yang belum dikerjakan dan harus kita selesaikan. Sebagai contoh anak sekolah tugasnya ya belajar, kalau tidak belajar ya jadi masalah, kalau sudah selesai ( lulus ) berarti masalahnya sudah selesai.

Sebelum menyelesaikan tugas / amanah, kali pertama seseorang menyebutnya sebagai masalah, tetapi ketika sudah selesai atau sudah sering menyelesaikan hal yang sama, maka dia tidak lagi menyebutnya masalah, melainkan sebagai rutinitas biasa.  Ketika masih balita, berjalan adalah masalah karena belum bisa, tiap kali mencoba pasti jatuh. Ada tahapan yang harus dilalui sang balita, mulai dari belajar tengkurap, merangkak, rambatan, dan akhirnya mulai berjalan. Sekarang karena sudah terbiasa berjalan, maka kita menganggapnya bukan masalah lagi,  karena kita sudah terbiasa. Awalnya susah, tapi akhirnya mudah. Seperti firman Allah : “ Sesudah kesulitan ada kemudahan “.  Jadi kalau Anda saat ini merasa susah menjalani / menyelesaikan tugas, insya Allah nantinya akan mudah menyelesaikannya.

Dibalik hebatnya seseorang, pasti ada masalah besar yang sudah pernah diselesaikannya. Semakin hebat ( kuat ) seseorang, semakin ( banyak )  susah masalah yang sudah pernah dihadapi dan diselesaikannya. Jadi kalo Anda saat ini sedang ada masalah atau tugas yang dirasa berat, jangan khawatir , karena Allah tidak akan pernah membebani hamba-NYA dengan tugas yang diluar kemampuan hamba-NYA. Seperti kata Mas Ryan D’masiv , “ hidup yang Anda jalani, masalah yang Anda hadapi dan semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Tugas kita hanya terus berjuang dan terus bermimpi untuk hidup yang lebih baik, untuk hidup yang lebih indah. “

Jadi apakah sekarang masih mengeluh ?


Pleno Badko DIY

Salah satu ajang silaturahmi sesama aktivis Taman Pendidikan Al Qur’an ( TPA ) yang tergabung dalam organisasi Badan Koordinasi ( BADKO ) TPA se-Propinsi D.I.Yogyakarta adalah Rapat pleno yang diadakan tiap 3 bulan sekali. Pertemuan ini di hadiri oleh perwakilan dari 5 penjuru daerah di propinsi D.I.Yogyakarta. Dan yang menjadi tuan rumah kali ini adalah Kabupaten Kulon Progo. BADKO Kulon Progo memilih Kalibiru Kecamatan Kokap sebagai tempat bertemunya para perindu surga ini. Selain sebagai penarik perhatian hati agar banyak yang hadir, pemilihan lokasi di Kalibiru karena tempat ini lagi naik daun, halah.

Bagi penduduk kota Yogya seperti kami, tentu sangat senang ketika disuguhi panorama alami yang masih asri, maklum sebagai warga Jogja, di kota yang berhati nyaman ini sekarang banyak ditanami bangunan, jadi kesejukaanya berkurang banyak. Hampir tiap hari perasaan panas dan  gerah. Eh,  di Sleman dan di Bantul panas juga ndak ya.

Kami berangkat dari kota Jogja sekitar jam 7.30 pagi, wes kayak anak sekolahan pokokmen. Berkumpul terlebih dahulu di bekas sekretariatan BADKO DIY, karena rombongan dari penjuru timur ( Bantul, Kota, Gunung Kidul ) berniat berangkat bersama, sesuai  slogan BADKO membangun kebersamaan. Tapi karena sesuatu hal, ndak jadi berkumpul, hanya janjian ketemu di jalan wates. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya kami berangkat menuju ke barat. Tidak ada pengawalan khusus dari polisi ataupun iring-iringan Vrorider yang bakal membuat perjalanan lancar, cukup dengan berdo’a kepada Allah yang menjadi pengawalan kami selama perjalanan. #anak sholeh.

Perjalanan yang kami lalui awalnya lancar dan stabil, tetapi setelah melewati kawasan kalibiru, perjalanan yang sesungguhya baru dimulai. Kendaraan yang digunakan untuk bisa menguasai medan menuju kalibiru ini tidak disarankan menggunakan kendaraan ber seat banyak dan yang pasti harus ber CC yang besar. Saya yakin, mas Rio Haryanto yang ahli dalam mengedarai kendaraan cepat pun kalo naik ke Kalibiru ini pasti kesulitan, apalagi yang dinaiki Formula 1 ( eh F1 boleh ke sini ndak ya ). Kami do’akan semoga mas Rio  lancar dalam adu cepat kendaraannya tahun ini.

Sensasi yang dirasakan penumpang ketika melewati tanjakan berkelok, cukup memacu adrenalin, mengalahkan sensasi ketika naik jetcosuter, apalagi naik odong-odong. Bagi yang baru pertama kali ke kalibiru, dijamin keimanan Anda meningkat, terbukti banyak yang ujuk-ujuk kedekatan dengan Allah meningkat drastis. Ini bisa dijadikan sok terapi ketika keimanan kita bisa sedang menurun. Rasa lega dan plong dirasakan ketika sudah sampai diparkiran. Tapi masih harus berjalan menanjak sekitar 50 meter lagi untuk sampai ke puncak.

Pleno diawali dengan kuliah umum 1 SKS oleh pengelola setempat terkait Kalibiru. Konon, disebut kalibiru karena pemandangan yang dihasilkan dari tempat ini terlihat ada kali ( sungai ) yang menjadi berwarna biru karena pantulan langit. Tempat dengan ketinggian sekitar 450 meter diatas permukaan laut ini dikelola oleh Kelompok Petani dan masyarakat setempat dengan profesional. Jika musim liburan, tempat ini bisa sampai 5000 pengunjung, bahkan pernah ada pengunjung yang harus kembali karena tempat parkirnya full.

Acara inti dari Pleno kali ini adalah pembahasan Juklak FASI X. Diiringi  hujan yang deras dan kabut cukup tebal acara pleno berlanjut yang dipandu oleh ustadz Mukhisul Fatih, S.Pt selaku sekretaris BADKO DIY. Dimulai dengan tilawah dipimpin ustadz Muh.Najid, tausyiah oleh ustadz Muhsonef serta sambutan dari Ustadz Aris Prastowo selaku pengurus BADKO Kulon Progo. Tibalah ke pembahasan inti yaitu sosialisasi terkait pedoman pelaksanaan FASI X. FASI X insya Allah akan dilaksanakan pada bulan April 2017 untuk tingkat Propinsi DIY dan bulan Juli untuk tingkat Nasional yang insya Allah yang menjadi  tuan rumah Propinsi Kalimantan Selatan. Ketua Umum BADKO DIY, ustadz Arifin Hafidz, S.Pd, menyampaikan sekaligus menghimbau kepada ketua BADKO daerah untuk mengadakan FASI di daerahnya masing-masing paling lambat maret 2017.

Pukul 11 siang, Alhamdulillah rangkaian acara selesai dan tibalah acara penutup, makan siang. Menu yang disajikan oleh tuan rumah tentu saja makanan khas kulon progo, diantaranya geblek, tempe bengek, buah manggis yang ndak di extak serta sajian menu lainnya. Setelah menghadap Yang Maha Kuasa (sholat dhuhur ), kami berkeliling melihat keindahan panorama waduk sermo dari atas bukit Menoreh daerah Hargowilis ini. Tanpa ragu-ragu hampir setiap orang mengeluarkan kamera untuk mengambil gambar sambil bernarcis ria mengabadikan diri untuk kenangan anak cucu. Mulai dari foto di pohon dengan latar waduk sermo, batu sampai selfi berjamaah yang kalau diamati malah lebih mirip foto kondangan hajatan ketimbang rekreasi, karena kebanyakan kostum yang dikenakan pakaian formal, sungguh terlihat wagu dan lucu, tapi bagi kami bahagia itu piknik pakai batik.

Berikut Foto-foto kegiatan Pleno Badko DIY :

10408820_1306477759378988_8312195712574573990_n 12705686_1306478309378933_6218037231465515342_n 12741988_1306478746045556_7408037217070797144_n 12742800_1306476602712437_4266015848436538970_n 12751662_10205966262135769_7535814_o 12751881_10205966262495778_1713711893_o 12752032_10205966261895763_166344239_o 12765572_10205966261135744_1341555496_o  12772962_10205966260935739_1122264324_o